Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label bibit buah naga jogja

Tiang Penyangga untuk Budidaya buah naga

Tiang Penyangga untuk Budidaya buah naga Tanaman budidaya buah naga tentu saja memiliki karakter merambat dan tumbuh memanjang. Itulah sebabnya, diperlukan adanya tiang panjat supaya pertumbuhannya lebih maksimal. Tiang panjat diperlukan untuk menopang batang dan cabangnya. Tiang panjat bisa dibuat dari beton berbentuk segi empat yang sisi sisinya berukuran 10 x 10 cm. Tinggi tiang panjatan sekitar 2,5 m (0,50 m masuk dalam tanah). Pada ujung tiang beton dipasang ban bekas yang diberi besi saling menyilang agar kuat menyangga sulur sulurnya. Apabila setiap penyangga ditanami 4 tanaman dan jarak tanamnya 2,5 x 2,5 m maka dibutuhkan tiang penyangga sekitar 1600  buah dan 6,400 bibit buah naga untuk satu hektarnya. Tiang penyangga dari beton inilah yang cukup efektif dalam budidaya buah naga dan banyak digunakan oleh petani, termasuk di kawasan pesisir pantai Kulon Progo, seperti Glagah, Trisik, Kwaru dan lain sebagainya. Tiang penyangga yang lain adalah dari pohon hidu...

Pemeliharaan Tanaman Buah Naga

Pemeliharaan Tanaman Buah Naga Semua tentu membutuhkan pemeliharaan. Tanpa adanya pemeliharaan yang baik, tentu saja tidak akan memperoleh hasil yang sesuai harapan. Begitu pula dalam tanaman budidaya buah naga. Buah naga memerlukan beberpa teknik pemeliharaan yang akan diungkap di bawah ini. Teknik pemeliharaan yang tepat berpengaruh besar terhadap kualitas dan kuantitas dari budidaya buah naga . Penyiraman Hampir semua tanaman membutuhkan air, termasuk dalam hal ini adalah buah naga. Air menempati posisi yang utama dalam budidaya buah naga. Di awal pertumbuhan, ketersediaan air yang cukup menjadi hal penting bagi tanaman buah naga. Pengairan perlu dilakukan sehari minimal sekali, terutama di awal awal penanaman. Bila daerah anda tergolong memiliki sumber air yang melimpah, sebaiknya dibuat bedengan. Tujuannya tentu saja supaya tanaman selalu lembab dan tidak membuat air tergenang. Bila air tergenang dan menggenangi tanaman buah naga bisa menyebabkan akar tanaman bua...

Jenis Jenis Buah Naga

Jenis Jenis Buah Naga Buah Naga adalah salah satu tanaman “pendatang baru” yang belum banyak dibudidayakan masyarakat Indonesia. Namun, perlahan tapi pasti, tanaman ini mulai dikenal dan disambut masyarakat dengan antusias saja. Tentu saja bukan saja karena cara budidayanya yang relatif mudah, tetapi juga nilai ekonomisnya yang terbilang tinggi. Di samping itu, buah naga memiliki kandungan khasiat manfaat yang tinggi bagi kesehatan manusia. Buah naga diyakini bisa mencegah terjadinya penyakit kanker, menyeimbangkan penyakit gula darah, mengurangi kolesterol dan mengobati tekanan darah tinggi. Tanaman buah naga cocok dibudidayakan di daaerah pesisir dan dataran rendah dengan ketinggian 400 DPL. Walaupun begitu, buah naga bisa pula tumbuh di dataran tinggi, namun dengan produksi sedikit lebih rendah. Adapun jenis buah naga adalah sebagai berikut : 1.        Hylocereus undatus (Buah naga daging putih) Jenis tanaman buah naga kategori ini berjen...

Langkah Langkah yang perlu diperhatikan dalam proses Pembungaan dan seleksi kuntum buah naga

Langkah Langkah yang perlu diperhatikan dalam proses Pembungaan dan seleksi kuntum buah naga 1.        Lakukan penyemprotan dengan menggunakan pupuk daun berkadar P tinggi, misalnya Gandasil D, Hortigro P44 atau surplus P45. Jumlah larutan 60 liter per 1000 populasi tanaman. Dosisnya adalah 2 gram per liter air. Berikan setiap minggu sekali selama 8 minggu. 2.        Umumnya akhir bulan ke 7 dan bulan ke 8 tanaman mulai belajar berbunga yang ditandai dengan munculnya kuntum bunga. Pada saat itu tetap lanjutkan penyemprotan pupuk daun. Jika kuntum bunga telah tumbuh 20 persen dari populasi tanaman maka lakukan pengairan setidaknya 2 minggu sekali. Tujuannya adalah untuk mencegah rontoknya kuntum bunga buah naga , memperbesar kuntum bunga dan penyerapan hara. 3.        Langkah selanjutnya adalah lakukan seleksi kuntum bunga. Untuk tahap awal, tinggalkan 1 atau 2 kuntum bunga pada setiap...

Cara memilih dan menanam bibit buah naga

Cara memilih dan menanam bibit buah naga             Seperti halnya budidaya buah yang lain, budidaya buah naga juga sebaiknya memperhatikan pemilihan bibit yang unggul. Persyaratan bibit yang baik juga tidak jauh berbeda jika kita ingin menanam buah lain. Walaupun bibit buah naga terlihat sama namun ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mengenali bibit buah naga yang berkualitas.   Bibit yang memiliki persyaratan bisa langsung ditanam. Berikut ciri-ciri bibit buah naga yang baik : ·          Bibit yang baik  memiliki warna batang  dan cabang hijau tua atau hijau kebiruan hal ini menunjukan bahwa bibit mendapatkan asupan hara yang cukup. ·          Tampilan fisik dari bibit kekar dan keras/ vigor  (tidak lembek dan benyek) ini menunjukan bahwa bibit memang sehat dan tidak terkena penyakit busuk akar atau bakte...

Kriteria Bibit Buah Naga yang baik

Kriteria memilih Bibit Buah Naga yang bagus Memilih bibit buah naga adalah salah satu cara untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam budidaya buah naga. Namun, bagi pemula, banyak sekali yang bingung dan tidak paham, dan itulah sebabnya anda membaca artikel ini,. hehe. Tetapi, jangan khawatir, artikel ini akan memberikan tips tips informasi tentang kriteria bibit buah naga yang baik. Pertama, berwarna hijau kebiruan atau hijau gelap. jangan memilih bibit yang kelihatan kecoklatan alias berpenyakit dan mudah layu. Kedua, penampilan fisik kekar dan keras serta tampak tua. Ketiga, ukuran yang ideal untuk bibit setak batang adalah 50-80 cm dengan diameter batang mencapai 8 cm. Keempat, Bibit asal biji dapat dipindahkan ke lahan saat berukuran 10 cm. Penanaman bibit asal biji dilakukan dengan bantuan ajir untuk menopang percabangan baru. (Sumber : Berkebun Buah Naga, Daniel Kristanto, Penebar Swadaya, 2014)